Crossing the River

Monday, August 11, 2008

It must be a dream

I tried to register myself in the aamc/mcat
This may be a long shot of 17 years struggle
Still no place for me to sit in for the exam

The toil given to men
To find out what they need to do significantly
Is just too much

It must be a dream and I have to let it go

Labels:

Wednesday, July 23, 2008

It must be a dream...(17 years passed..)

Dear xxx,

We're so glad that you were earlier able to attend a XXX admissions seminar. We hope what was shared with you at the seminar has been helpful to you, and that you have had a chance to explore our website for more information.

If you have decided to apply or are keen on applying in the near future, please do email us and let us know. We would be pleased to provide assistance with your questions about applications and admissions.

If, on the other hand, you are hesitant to apply or have decided that the XXX MD program is not for you, would you perhaps let us know why as well? We would very much like to understand the concerns of prospective students like yourself, so we would really like your feedback and comments.We look forward to hearing from you soon.

Best wishes,
Admissions Department

Labels:

Sunday, September 02, 2007

Kidung Cinta Sulaiman

Biarkan aku direngkuh erat hatimu
dalam peluk kukuh lenganmu
karena cinta kuat seperti maut
hasratnya tak teredam alam kubur
Cinta membakar bagai hangus api
laksana nyala yang membara
Tiada air dapat memadamkan
tiada sungai dapat menyapunya
Tak dapat dia dibeli, tak dapat dia dijual
namun karena cinta kita rela menyerahkan
...
...
...
segalanya

(Kidung Agung Sulaiman 8: 6-7; HSL 'tuk RP)

Friday, February 16, 2007

Anywhere is - Enya

I walk the maze of moments
But everywhere I turn to
Begins a new beginning
But never finds a finish
I walk to the horizon
And there I find another
It all seems so surprising
And then I find that I know

Chorus:
You go there youre gone forever
I go there Ill lose my way
If we stay here were not together
Anywhere is

The moon upon the ocean
Is swept around in motion
But without ever knowing
The reason for its flowing
In motion on the ocean
The moon still keeps on moving
The waves still keep on waving
And I still keep on going

Chorus

I wonder if the stars sign
The life that is to be mine
And would they let their light shine
Enough for me to follow
I look up to the heavens
But night has clouded over
No spark of constellation
No vela no orion

The shells upon the warm sands
Have taken from their own lands
The echo of their story
But all I hear are low sounds
As pillow words are weaving
And willow waves are leaving
But should I be believing
That I am only dreaming

Chorus

To leave the thread of all time
And let it make a dark line
In hopes that I can still find
The way back to the moment
I took the turn and turned to
Begin a new beginning
Still looking for the answer
I cannot find the finish
Its either this or that way
Its one way or the other
It should be one direction
It could be on reflection
The turn I have just taken
The turn that I was making
I might be just beginning
I might be near the end.

Thursday, December 21, 2006

3 mimpi aneh di hainan

satu malam saat aku berada di xing long, pulau laut selatan atau hainan dao, aku mengalami 3 mimpi aneh berturut-turut dalam satu malam.

yang pertama aku melihat seorang tentara yang sangat kelelahan dan keadaannya mengenaskan. dia dipapah untuk masuk tenda atau sebuah barak. baru masuk sebentar, tiba2 ia ditarik lagi keluar/diseret oleh tentara yang lain dan disuruh untuk pergi lagi ke medan perang. sungguh kasihan!

yang kedua, aku melihat seseorang dengan tenang sedang mengatur parade pertunjukan, dan yang berbaris adalah kupu2. Ya, kupu2. Berbaris dengan teratur dan melakukan manuver2 seperti yang diatur oleh orang itu. sungguh ajaib!

yang ketiga, aku melihat seorang malaikat, angel. A celestial being. Dalam wujud yang eksotik dan indah. Dia turun dari sorga dan meletakkan tangannya di dada/hatiku. Lalu aku merasakan suatu perasaan kasih sayang dan damai yang sangat dalam. sungguh sangat indah!

aku terbangun dan merenung, apa arti ketiga mimpi itu. mungkinkah: rest, patience and love?

Tuesday, December 19, 2006

satu hidup satu hari

satu hari itu seperti hidup
subuh saat fajar merekah, seperti seorang bayi merekah dalam kehidupan baru
di tangannya lembar putih masih kosong
di tangannya satu hari masih tersedia
pagi-pagi, kita bersiap2, mandi, makan pagi...
umur muda, kita bermain, bersekolah, ah..senangnya

pukul 10 atau 11, mentari bersinar riang, langit biru
harapan masih panjang
boleh bersuka dalam keceriaan masa muda
mencoba ini itu
naik gunung, naik sepeda, berkelana di bawah laut
jatuh pun tak apa
hari masih panjang utk menyembuhkan lukamu


Jam 12, jam makan siang.
Orang mulai bergegas makan siang
bersiap untuk menghabiskan paruh kehidupan berikutnya

--ah sudahlah---

Dan aku membuka seluruh dompetku dan simpananku
untuk membeli bakpao basah itu
Aku menyelamatkan si gadis kecil
dan aku akan jaga dia sampai hari senja

Aku tidak lagi berpikir untuk mencari uang
supaya bisa minum kopi $6 di starbuck jam 3-4 sore nanti

Aku cuma ingin hidup tenang sampai mentari senja menjemputku
Tuanku membeli hidupku sebelum aku lahir

Dan asalkan aku tahu, sampai malam nanti, aku berjalan bersama Tuanku
Karena setelah malam lewat, aku akan berjumpa Tuanku

Tuesday, October 24, 2006

sometimes, somewhere

pagi yg enak. aku lagi breakfast sama handy dan budi di east coast. mau sepeda2an sebentar lagi. ngobrol panjang banget. aku bilang tulisanku yg seringkali bertemakan shattered dreams ga cocok utk orang2 tertentu. misalnya utk orang2 panen kota, aku pikir.

aku cerita ttg seorang senior di gerejaku yg hidupnya SEMPURNA. dia lahir dari ayah dan ibu pendeta. ayahnya adalah seorang dokter juga. hidupnya berkecukupan secara materi. dia sekolah di australi dan lulus dengan baik. di sana dia menemukan seorang gadis manis lembut baik, dan mereka menikah dan pindah ke singapur. dia tidak pernah bergumul cari kerja, dipecat dlsbnya. karirnya mulus di sana dan dia begitu menikmati pekerjaannya. dia punya tiga anak yang lucu2 dan sempurna. satu kakaknya di melbourne menjadi pendeta dan dosen. satu lagi menjadi dosen di semarang. dia sendiri menjadi pendeta english service. dia begitu sempurna dan terhormat.

kalau saja tuhan kasih hidupku sepuluh persen dari dia. aku sudah puas. sungguh.

aku tahu bahwa tulisan2ku ttg pergumulan dan kepedihan tidak akan pernah dimaksudkan utk golongan org2 seperti itu. memang ada orang2 yg tuhan pilih masuk golongan itu.

sorenya kami ke panen kota. ketemu yoseph yg jadi editor newsletter. ngomong sana sini aku cerita aku bikin beberapa tulisan dari khotbahnya ps kong. eh setelah dia lihat tulisan2ku yg lain dia menghargai. aku kaget juga. tak disangka tulisanku diterima di kalangan panen kota...